REVIEW - ALL QUIET ON THE WESTERN FRONT

Hingga kini, novel All Quiet on the Western Front (1928) karya Erich Maria Remarque telah dua kali diadaptasi ke layar lebar. Versi pertama (1930), yang memenangkan Best Picture di gelaran Oscar ketiga, meski tetap menampilkan beberapa sekuen megah untuk masanya, bukan mengajak kita menyaksikan peperangan, melainkan transformasi manusia-manusia di dalamnya selaku dampak terjun ke medan perang.
Lebih baru Lebih lama