Terlihat sekelompok grup gerobak dangdut tampil di pinggir jalan-jalan Jakarta. Vokal, gitar, bas, perkusi, tamborin, semua lengkap. Volume pun diset cukup tinggi. Tapi di tengah bising kemacetan ibukota atau suara laju kereta, nada-nada itu acap kali tenggelam. Bayusta. Itulah nama grup tersebut, yang dipimpin oleh Ubay. Di usia kepala lima, sudah berpuluh-puluh tahun Ubay bermusik di jalan.