Layar memperkenalkan kita pada bioskop bernama Merapi. Sebuah bioskop dengan harga tiket 12 ribu rupiah, masih belum beralih ke proyektor digital, dindingnya pun berhiaskan poster film-film lawas. Apakah film ini membicarakan masa lalu? Rupanya tidak. Latarnya adalah masa kini, tepatnya di tengah pandemi. Begitulah konstruksi dunia ciptaan oleh Ifa Isfansyah, yang menulis naskahnya bersama Ahmad