"A love letter to cinema". Sebutan tersebut bakal banyak disematkan ke Babylon. Tapi karya terbaru Damien Chazelle ini sejatinya lebih rumit. Surat yang Babylon persembahkan bernuansa "love/hate". Ada cinta untuk sinema, ada pula kebencian bagi wajah kelam industrinya. Kedua sisinya mustahil dipisahkan. Sebatas menyoroti sebelah sisi adalah wujud cinta yang terlalu naif. Apalagi filmnya mengambil