Sejak melakoni debut penyutradaraan 25 tahun lalu, Darren Aronofsky konsisten tentang satu hal: penderitaan. Karakternya selalu dihimpit penderitaan luar biasa, yang menggiring mereka ke titik terberat serta terendah dalam hidup. Melalui penderitaan, Aronofsky menelanjangi protagonisnya, guna memaparkan wajah manusia secara apa adanya. Tanpa topeng apa pun, baik moralitas maupun religiusitas.The